Optimalisasi ZIS, Perkuat Kepedulian untuk Brebes Lebih Sejahtera
04/06/2026 | Penulis: Bayu Arfi-brebeskab.go.id
Optimalisasi ZIS, Perkuat Kepedulian untuk Brebes Lebih Sejahtera
Potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Brebes terus didorong agar semakin optimal, terkelola dengan baik, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan kepedulian sosial untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Brebes.
Hal demikian menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Instruksi Bupati tentang Optimalisasi ZIS di Kabupaten Brebes, di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Rabu (3/6/2026).
Wakil Bupati Brebes Wurja mengatakan, rakor tersebut bukan sekadar agenda koordinasi, melainkan momentum untuk menyatukan niat baik dan memperkuat kepedulian sosial agar potensi ZIS di Kabupaten Brebes dapat dikelola secara optimal.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar menjalankan agenda rapat koordinasi. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk menyatukan niat baik, memperkuat kepedulian, dan memastikan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Brebes benar-benar bisa kita kelola secara optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, Instruksi Bupati Brebes Nomor 100.3.4/595/V/2026 bukan hanya dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen moral bersama agar ZIS menjadi kekuatan nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan, serta mendorong pemerataan kesejahteraan.
Ia meyakini potensi ZIS di Brebes akan berkembang signifikan apabila seluruh elemen, mulai dari ASN, lembaga, hingga masyarakat bergerak bersama.
“Saya percaya, jika seluruh elemen mulai dari ASN, lembaga, hingga masyarakat bergerak bersama, maka potensi ZIS di Brebes akan sangat besar. Kuncinya ada pada kesadaran, keteladanan, dan konsistensi kita,” katanya.
Wurja juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah dalam pengelolaan ZIS. Menurutnya, setiap rupiah yang dititipkan masyarakat merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas, kejujuran, dan transparansi.
“Jangan sampai ada ruang untuk penyimpangan sekecil apa pun. Integritas adalah fondasi utama. Kita ingin masyarakat percaya, dan kepercayaan itu hanya bisa dijaga dengan kejujuran dan transparansi,” tegasnya.
Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Tengah Zain Yusuf mengapresiasi capaian Baznas Kabupaten Brebes yang dinilai menunjukkan pertumbuhan penghimpunan zakat sangat signifikan. Berdasarkan perhitungan Baznas Jawa Tengah, pertumbuhan penghimpunan zakat di Brebes mencapai 75 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 30 persen.
“Kalau kami hitung, pertumbuhan Baznas Kabupaten Brebes mencapai 75 persen. Ini angka yang luar biasa. Tahun 2025 pengumpulan zakat berkisar Rp 8 miliar sampai Rp 9 miliar, sedangkan RKAT tahun 2026 ditargetkan Rp 14 miliar,” ungkapnya.
Ia menilai Instruksi Bupati Brebes menjadi langkah strategis untuk memperkuat penghimpunan ZIS. Dengan dukungan seluruh pihak, target Rp14 miliar diyakini dapat tercapai, mengingat potensi ZIS dari kalangan ASN saja diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 miliar. Menurutnya, instruksi tersebut juga selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang optimalisasi pengumpulan zakat.
Zain Yusuf menambahkan, penghimpunan dana zakat yang besar akan memberikan ruang lebih luas bagi Baznas untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.
“Kalau dana yang masuk itu besar, kita enak. Ada problem anggaran yang harus dilaksanakan tetapi APBD belum cukup, maka Baznas bisa masuk membantu masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Brebes Mahali mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang belum memahami peran dan fungsi Baznas. Ia mengaku kerap menjumpai penerima manfaat yang belum mengenal lembaga tersebut meski telah menerima bantuan.
“Baznas itu mempunyai fungsi menyelamatkan manusia sekaligus menyelamatkan kemanusiaan. Baznas membantu para mustahik yang membutuhkan, sekaligus menjadi sarana bagi para muzakki untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekahnya. Dengan begitu, manfaatnya dirasakan oleh kedua belah pihak,” jelasnya.
Ia berharap optimalisasi ZIS di Kabupaten Brebes semakin meningkatkan kepedulian sosial dan memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Peduli Brebes untuk pemulihan hunian bagi penyintas tanah bergerak Desa Sridadi Kecamatan Sirampog sebesar Rp60 juta. Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, Sekretaris Daerah Brebes beserta para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Brebes.
Berita Lainnya
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Tabung Oksigen untuk Penderita TBC di Desa Sindangjaya-Ketanggungan
Respon Cepat BAZNAS Brebes: Tiga Hari Ajukan, Sakam Kini Punya Kursi Roda
BAZNAS Kabupaten Brebes Hadirkan Harapan untuk Bapak Taufik, Pejuang Kanker Nasofaring
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Sembako King Salman di Beberapa Wilayah Kabupaten Brebes
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Ananda Almira
Tangis Haru Harapan Baru Rodiyah Terima Bantuan RTLH Pemkab Brebes
Belajar Berbagi Sejak Dini Bersama BAZNAS Kabupaten Brebes
Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua Periode 2026–2031 Resmi Dilaksanakan
BAZNAS Kabupaten Brebes Buka Pos Mudik, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pemudik
Cegah Stunting Baznas Brebes Distribusikan Kornat
Ramadhan Sehat Bercahaya, Rumah Sehat BAZNAS Brebes Hadirkan Layanan Cek Kesehatan di Masjid Agung Brebes
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Program Eco Pesantren Senilai Rp 76.075.000
BAZNAS Bersama Pemerintah Daerah Salurkan 1.800 Paket Sembako di 18 Lokasi
BAZNAS Brebes Terus Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Kalierang
Pemda Brebes, Dinas Perhubungan dan BAZNAS Luncurkan 4 Bus Mudik Gratis untuk Masyarakat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Brebes.
Lihat Daftar Rekening →