Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Tabung Oksigen untuk Penderita TBC di Desa Sindangjaya-Ketanggungan
BREBES – BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan tabung oksigen kepada Husni Mubarak, warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Ketanggungan, yang saat ini tengah menjalani pengobatan akibat penyakit Tuberkulosis (TBC).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan kesehatan Husni Mubarak selama proses pengobatan. Diharapkan tabung oksigen yang disalurkan dapat membantu menunjang kondisi kesehatannya, meringankan beban keluarga, serta memberikan semangat dalam menjalani ikhtiar menuju kesembuhan.
Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Brebes dari para muzaki dan donatur. Melalui berbagai program kemanusiaan dan kesehatan, BAZNAS berupaya hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan memperoleh harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
BERITA09/06/2026 | tia
Optimalisasi ZIS, Perkuat Kepedulian untuk Brebes Lebih Sejahtera
Potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Brebes terus didorong agar semakin optimal, terkelola dengan baik, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan kepedulian sosial untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Brebes.Hal demikian menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Instruksi Bupati tentang Optimalisasi ZIS di Kabupaten Brebes, di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Rabu (3/6/2026).Wakil Bupati Brebes Wurja mengatakan, rakor tersebut bukan sekadar agenda koordinasi, melainkan momentum untuk menyatukan niat baik dan memperkuat kepedulian sosial agar potensi ZIS di Kabupaten Brebes dapat dikelola secara optimal.“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar menjalankan agenda rapat koordinasi. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk menyatukan niat baik, memperkuat kepedulian, dan memastikan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Brebes benar-benar bisa kita kelola secara optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.Menurutnya, Instruksi Bupati Brebes Nomor 100.3.4/595/V/2026 bukan hanya dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen moral bersama agar ZIS menjadi kekuatan nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan, serta mendorong pemerataan kesejahteraan.Ia meyakini potensi ZIS di Brebes akan berkembang signifikan apabila seluruh elemen, mulai dari ASN, lembaga, hingga masyarakat bergerak bersama.“Saya percaya, jika seluruh elemen mulai dari ASN, lembaga, hingga masyarakat bergerak bersama, maka potensi ZIS di Brebes akan sangat besar. Kuncinya ada pada kesadaran, keteladanan, dan konsistensi kita,” katanya.Wurja juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah dalam pengelolaan ZIS. Menurutnya, setiap rupiah yang dititipkan masyarakat merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas, kejujuran, dan transparansi.“Jangan sampai ada ruang untuk penyimpangan sekecil apa pun. Integritas adalah fondasi utama. Kita ingin masyarakat percaya, dan kepercayaan itu hanya bisa dijaga dengan kejujuran dan transparansi,” tegasnya.Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Tengah Zain Yusuf mengapresiasi capaian Baznas Kabupaten Brebes yang dinilai menunjukkan pertumbuhan penghimpunan zakat sangat signifikan. Berdasarkan perhitungan Baznas Jawa Tengah, pertumbuhan penghimpunan zakat di Brebes mencapai 75 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 30 persen.“Kalau kami hitung, pertumbuhan Baznas Kabupaten Brebes mencapai 75 persen. Ini angka yang luar biasa. Tahun 2025 pengumpulan zakat berkisar Rp 8 miliar sampai Rp 9 miliar, sedangkan RKAT tahun 2026 ditargetkan Rp 14 miliar,” ungkapnya.Ia menilai Instruksi Bupati Brebes menjadi langkah strategis untuk memperkuat penghimpunan ZIS. Dengan dukungan seluruh pihak, target Rp14 miliar diyakini dapat tercapai, mengingat potensi ZIS dari kalangan ASN saja diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 miliar. Menurutnya, instruksi tersebut juga selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang optimalisasi pengumpulan zakat.Zain Yusuf menambahkan, penghimpunan dana zakat yang besar akan memberikan ruang lebih luas bagi Baznas untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.“Kalau dana yang masuk itu besar, kita enak. Ada problem anggaran yang harus dilaksanakan tetapi APBD belum cukup, maka Baznas bisa masuk membantu masyarakat,” jelasnya.Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Brebes Mahali mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang belum memahami peran dan fungsi Baznas. Ia mengaku kerap menjumpai penerima manfaat yang belum mengenal lembaga tersebut meski telah menerima bantuan.“Baznas itu mempunyai fungsi menyelamatkan manusia sekaligus menyelamatkan kemanusiaan. Baznas membantu para mustahik yang membutuhkan, sekaligus menjadi sarana bagi para muzakki untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekahnya. Dengan begitu, manfaatnya dirasakan oleh kedua belah pihak,” jelasnya.Ia berharap optimalisasi ZIS di Kabupaten Brebes semakin meningkatkan kepedulian sosial dan memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Peduli Brebes untuk pemulihan hunian bagi penyintas tanah bergerak Desa Sridadi Kecamatan Sirampog sebesar Rp60 juta. Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, Sekretaris Daerah Brebes beserta para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Brebes.
BERITA04/06/2026 | Bayu Arfi-brebeskab.go.id
Belajar Berbagi Sejak Dini Bersama BAZNAS Kabupaten Brebes
BAZNAS Kabupaten Brebes menerima kunjungan edukasi dari TK Negeri Pembina dalam kegiatan bertema “Belajar Berbagi Bersama BAZNAS”. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal makna kepedulian, kebersamaan, serta pentingnya berbagi kepada sesama sejak usia dini.
Kunjungan edukasi ini disambut hangat oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Brebes. Dalam suasana penuh keceriaan, anak-anak dikenalkan tentang peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami, anak-anak diajak memahami bahwa berbagi merupakan salah satu bentuk kebaikan yang dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk anak-anak.
Dari keterangan ibu guru pendamping, kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran edukasi berwirausaha yang diterapkan di sekolah. Anak-anak bersama para guru belajar membuat olahan kulit lumpia sebagai bentuk latihan kreativitas dan semangat belajar mandiri. Proses tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan sederhana, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan.
Hasil dari penjualan olahan kulit lumpia tersebut kemudian diamanahkan sebagai infak untuk disalurkan dan dikelola melalui BAZNAS Kabupaten Brebes. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk memahami bahwa sebagian dari hasil usaha yang dimiliki dapat dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan.
Kegiatan edukasi ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak karena mereka dapat belajar secara langsung tentang arti berbagi dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai kebaikan yang dikenalkan sejak dini diharapkan dapat tumbuh menjadi karakter positif dalam kehidupan mereka di masa mendatang.
BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan apresiasi kepada TK Negeri Pembina beserta seluruh guru pendamping yang telah menanamkan pendidikan karakter dan semangat berbagi kepada anak-anak sejak dini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan pendidikan lainnya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Semoga setiap langkah kecil kebaikan yang dilakukan hari ini menjadi awal tumbuhnya generasi yang penuh empati, gemar berbagi, dan senantiasa menebarkan manfaat untuk sesama.
BERITA29/05/2026 | TIA
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Widiyanto
Sebanyak 17 tahun menahan lumpuh akibat pengapuran sendi bukanlah perjalanan hidup yang mudah bagi Bapak Widiyanto, warga Desa Jatibarang Lor. Keterbatasan fisik yang dialami membuat aktivitas sehari-hari beliau harus dijalani dengan penuh perjuangan dan ketabahan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan kursi roda guna membantu mobilitas dan aktivitas harian Bapak Widiyanto. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, sekaligus menghadirkan kembali semangat dan harapan baru bagi beliau dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Brebes. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dan merasakan manfaatnya.
BAZNAS Kabupaten Brebes mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki dan pihak yang telah membersamai setiap langkah kebaikan ini. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, dan menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama.
BERITA19/05/2026 | TIA
Respon Cepat BAZNAS Brebes: Tiga Hari Ajukan, Sakam Kini Punya Kursi Roda
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Brebes | Suara Global- BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan kursi roda kepada Sakam (64), warga kurang mampu di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kamis (7/5/2026).Penyerahan bantuan kursi roda tersebut hanya berselang tiga hari setelah permohonan diajukan melalui pengurus lingkungan setempat.
Langkah nyata ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes dalam merespons jeritan warga.Sakam, pria berusia 64 tahun asal RT 7 RW 4 Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, kini tak lagi harus menghabiskan hari-harinya dengan terbatas.Penyakit tulang yang menggerogoti tubuh rentanya membuat Sakam kehilangan kemampuan untuk beraktivitas secara mandiri.Keajaiban kecil ini bermula dari inisiatif Wati, Ketua RT setempat, yang mengajukan permohonan bantuan pada Senin, 4 Mei 2026.
Kejutan datang saat tim BAZNAS langsung turun ke lokasi pada Kamis pagi membawa kursi roda baru. Kecepatan pelayanan ini menjadi bukti birokrasi kemanusiaan yang efektif.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ahmad Munsip, M. Pd selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, didampingi H. Nursidik, S.Pd, Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan.Kehadiran mereka di kediaman Sakam disambut haru oleh keluarga dan tetangga sekitar.
"Ini bagian dari salah satu tugas BAZNAS adalah mengumpulkan zakat infaq dan sedekah dari masyarakat, lalu mendistribusikan berupa bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan termasuk memberi bantuan kursi roda," ujar Ahmad Munsip usai penyerahan.
Ia menekankan bahwa BAZNAS Brebes berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan program pemerintah daerah guna menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Wati, sang Ketua RT, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku tidak menyangka proses administrasi bisa berjalan secepat itu.Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga Sakam yang memang hidup dalam keterbatasan ekonomi."Mewakili pihak keluarga Sakam saya mengucapkan terima kasih, baru kemarin kami mengajukan kini bantuan kursi sudah datang," ungkap Wati.
BERITA07/05/2026 | Olam Mahesa, SuaraGlobal.id
Tangis Haru Harapan Baru Rodiyah Terima Bantuan RTLH Pemkab Brebes
Kebahagiaan tak mampu disembunyikan dari Rodiyah, salah satu warga Dukuh Sangkalputung RT 02 RW 19 Kelurahan Brebes, saat rumah sederhana yang selama ini ditempatinya mulai direnovasi melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Kabupaten Brebes, Selasa (5/5/2026).
Rumah yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dengan bagian bangunan yang mulai lapuk dan fasilitas sanitasi yang terbatas, kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak, sehat, dan aman untuk ditempati.Bagi Rodiyah, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan harapan baru bagi keluarganya.Dengan mata berkaca-kaca, Rodiyah mengaku tak pernah membayangkan rumahnya akan mendapat perhatian dari banyak pihak.
"Saya benar-benar bersyukur. Selama ini hanya bisa berharap suatu saat rumah ini bisa diperbaiki. Alhamdulillah sekarang bantuan datang, bukan hanya untuk rumah, tapi juga memberi semangat baru buat keluarga kami," ujarnya.
Program RTLH ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Brebes memberikan bantuan material bangunan, Baznas Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta.Dukungan pribadi juga datang dari Anggota Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kabupaten Brebes Kingking Trahing Kusuma serta CSR Indomaret berupa voucher senilai Rp500 ribu.
Selain itu, bantuan sembako juga turut diberikan kepada keluarga penerima manfaat.Seluruh proses perbaikan dipantau secara ketat oleh Dinperwaskim mulai dari progres nol persen hingga 100 persen, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan berjalan transparan.Program ini juga terintegrasi dengan peningkatan sanitasi dan pola hidup bersih agar kualitas hidup warga benar-benar meningkat.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyampaikan, program RTLH bukan sekadar agenda simbolis, melainkan bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.Kami ingin masyarakat Brebes benar-benar merasakan hadirnya pemerintah. Program RTLH ini bukan hanya membangun rumah, tetapi membangun harapan, kesehatan, dan masa depan keluarga. Karena itu, program ini harus dikawal bersama agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan," tegasnya.
Program RTLH terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Brebes dengan menyasar warga kurang mampu di berbagai desa dan kelurahan, sekaligus mendorong semangat gotong royong masyarakat dalam mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi.
BERITA06/05/2026 | Olam Mahesa, SuaraGlobal.id
BAZNAS Kabupaten Brebes Hadirkan Harapan untuk Bapak Taufik, Pejuang Kanker Nasofaring
Di balik senyum yang masih tersisa, tersimpan perjuangan panjang yang tengah dijalani oleh Bapak Taufik dalam melawan kanker nasofaring. Hari-hari yang dilalui bukanlah hal yang mudah. Rasa sakit yang tak selalu terlihat menjadi bagian dari perjalanan hidupnya, namun semangat beliau tetap menyala dan tak pernah padam.
Melalui kepedulian bersama, BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan sebagai bukti nyata bahwa Bapak Taufik tidak sendiri dalam menghadapi ujian ini. Banyak hati yang tergerak untuk membantu, doa-doa yang terus mengalir, serta harapan yang senantiasa dijaga demi kesembuhan beliau.
Dukungan dari berbagai pihak ini diharapkan dapat meringankan beban yang dirasakan, sekaligus memberikan kekuatan tambahan dalam proses pengobatan yang sedang dijalani. Kebersamaan dan solidaritas ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan harapan di tengah cobaan.
Semoga setiap langkah pengobatan Bapak Taufik dimudahkan, setiap rasa sakit diringankan, dan harapan untuk sembuh semakin didekatkan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berbagi dan menunjukkan kepeduliannya bersama BAZNAS Kabupaten Brebes.
BERITA05/05/2026 | TIA
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Ananda Almira
BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menunjukkan kepeduliannya melalui penyaluran bantuan pengobatan bagi Ananda Almira, putri dari Bapak Rosidin, warga Desa Dumeling, yang tengah berjuang melawan kelainan jantung.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata kepada keluarga agar dapat meringankan beban biaya pengobatan yang sedang dijalani. Di tengah ujian yang tidak ringan, diharapkan kehadiran bantuan ini dapat menjadi penyemangat serta ikhtiar untuk kesembuhan Ananda Almira.
BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Dukungan dan kepedulian tersebut menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan harapan bagi sesama.
Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, serta membawa keberkahan bagi para pemberi. Mari terus bergandeng tangan, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA05/05/2026 | TIA
Pemda Brebes, Dinas Perhubungan dan BAZNAS Luncurkan 4 Bus Mudik Gratis untuk Masyarakat
Brebes – Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes bersama Dinas Perhubungan dan BAZNAS Kabupaten Brebes secara resmi meluncurkan program Mudik Gratis bagi masyarakat pada Sabtu, 15 Maret 2026. Program ini ditandai dengan pemberangkatan 4 unit bus yang disediakan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama BAZNAS terhadap masyarakat, khususnya bagi para perantau dan warga kurang mampu yang ingin merayakan momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan serta memberikan kenyamanan selama perjalanan mudik.
Kegiatan pelepasan bus dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, dan BAZNAS Kabupaten Brebes. Selain memberikan layanan transportasi gratis, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran arus mudik serta mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan BAZNAS dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
BERITA16/03/2026 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Buka Pos Mudik, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pemudik
Brebes – Dalam rangka memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi para pemudik, BAZNAS Kabupaten Brebes membuka Pos Mudik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi masyarakat yang melintas.
Di Pos Mudik tersebut, para pemudik dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis dari Rumah Sehat BAZNAS. Layanan ini meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat-obatan bagi pemudik yang membutuhkan.
Selain layanan kesehatan, Pos Mudik BAZNAS juga menyediakan tempat istirahat sementara bagi pemudik agar dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Brebes dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh selama arus mudik.
Dengan adanya Pos Mudik ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, sehat, dan nyaman hingga sampai ke tujuan.
BERITA16/03/2026 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Sembako King Salman di Beberapa Wilayah Kabupaten Brebes
Brebes – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan paket sembako dari program bantuan kemanusiaan King Salman kepada masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Brebes. Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di daerah yang terdampak bencana.
Beberapa wilayah yang menjadi lokasi penyaluran bantuan di antaranya Kecamatan Wanasari, Kecamatan Bumiayu, serta sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Brebes. Bantuan berupa paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Kecamatan Bumiayu yang sebelumnya terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Kondisi tersebut sempat menyebabkan kerusakan dan kesulitan bagi sebagian warga setempat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan bagian dari program kemanusiaan yang berasal dari bantuan King Salman melalui kerja sama dengan BAZNAS. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang terdampak bencana alam.
“Melalui bantuan paket sembako King Salman ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang terdampak banjir dan longsor di beberapa wilayah Kabupaten Brebes,”.
Warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.
BAZNAS Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus menyalurkan berbagai program bantuan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di Kabupaten Brebes. Melalui program ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA09/03/2026 | tia
Ramadhan Sehat Bercahaya, Rumah Sehat BAZNAS Brebes Hadirkan Layanan Cek Kesehatan di Masjid Agung Brebes
Brebes – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat, Rumah Sehat BAZNAS Brebes menggelar program “Ramadhan Sehat Bercahaya” yang dilaksanakan di Masjid Agung Brebes.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat, di antaranya pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, asam urat, kolesterol, konsultasi kesehatan, serta edukasi pola hidup sehat selama berpuasa. Program ini disambut antusias oleh jamaah masjid dan masyarakat sekitar yang memanfaatkan momen Ramadhan untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga.
Tim medis dari Rumah Sehat BAZNAS Brebes turut memberikan pendampingan dan saran kesehatan, khususnya bagi lansia dan warga dengan riwayat penyakit tertentu agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.
Program “Ramadhan Sehat Bercahaya” menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi dan sosial, tetapi juga kesehatan. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tubuh yang sehat, kuat, dan penuh semangat.
Rumah Sehat BAZNAS Brebes akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan bermanfaat bagi masyarakat luas, sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan Ramadhan untuk semua.
BERITA02/03/2026 | tia
BAZNAS Bersama Pemerintah Daerah Salurkan 1.800 Paket Sembako di 18 Lokasi
Brebes – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui penyaluran 1.800 paket sembako yang dibagikan di 18 lokasi berbeda.
Penyaluran ini menyasar masyarakat kurang mampu, lansia, dan keluarga prasejahtera yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan. Dengan pembagian di 18 titik, diharapkan distribusi bantuan dapat lebih merata dan tepat sasaran.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Sinergi bersama Pemerintah Daerah menjadi kunci agar proses pendistribusian berjalan lancar, tertib, dan sesuai data penerima manfaat.
Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes turut mengapresiasi langkah kolaboratif ini sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS dan Pemerintah Daerah berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
BERITA02/03/2026 | tia
Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua Periode 2026–2031 Resmi Dilaksanakan
Brebes, telah dilaksanakan pelantikan Ketua dan Wakil Ketua periode 2026–2031. Kegiatan pelantikan ini menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan guna memperkuat kinerja organisasi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pelantikan tersebut, Mahali, M.Pd. resmi dilantik sebagai Ketua periode 2026–2031. Sementara itu, jajaran Wakil Ketua yang turut dilantik terdiri dari Nursidik, S.Pd. sebagai Wakil Ketua I, Ahmad Munsip, M.Pd. sebagai Wakil Ketua II, M. Asep Aonillah, S.Ag. sebagai Wakil Ketua III, serta Mujib Shodiq Sukhaimi sebagai Wakil Ketua IV.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa tanggung jawab. Para pimpinan yang dilantik menyatakan komitmennya untuk mengemban amanah dengan profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Diharapkan, dengan kepemimpinan yang baru ini, organisasi dapat semakin berkembang, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat pada periode 2026–2031.
BERITA09/02/2026 | tia
Rumah Sehat BAZNAS Brebes Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348
Brebes — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Brebes bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum serta cek kesehatan mata yang terbuka untuk masyarakat luas.
Selain mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, para peserta juga menerima kacamata gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan penglihatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Pada rangkaian kegiatan tersebut, turut disalurkan bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS dengan total nilai Rp 40 juta, sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ibu Paramitha selaku Bupati Kabupaten Brebes, yang memberikan dukungan penuh terhadap sinergi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan derajat kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348 ini, diharapkan kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Brebes secara berkelanjutan.
BERITA20/01/2026 | tia
Nikah Gratis Warnai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348
Brebes — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes bersama BAZNAS Kabupaten Brebes menyelenggarakan program Nikah Gratis sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh 25 pasang pengantin yang secara resmi dan sah melangsungkan pernikahan.
Program Nikah Gratis ini tidak hanya memberikan fasilitas pernikahan tanpa biaya, tetapi juga menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mewujudkan pernikahan yang legal dan tercatat secara negara. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya untuk menekan angka pernikahan tidak tercatat serta memberikan perlindungan hukum bagi pasangan suami istri.
Melalui sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes dan BAZNAS Kabupaten Brebes, para peserta turut menerima bantuan usaha dengan total nilai Rp50 juta sebagai modal awal kemandirian ekonomi keluarga. Selain itu, setiap pasangan juga mendapatkan Kartu Keluarga (KK) gratis, sebagai kelengkapan administrasi kependudukan pasca-pernikahan.
Diharapkan, melalui program ini para pasangan pengantin dapat membangun keluarga yang sah secara hukum, berkah secara spiritual, serta sejahtera secara ekonomi. Momentum Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348 ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama BAZNAS dalam menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
BERITA20/01/2026 | tia
BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Gelar Program Amal Vokasi di Kabupaten Brebes
BAZNAS bersama Ruang Amal Indonesia kembali menyelenggarakan Program Amal Vokasi di Kabupaten Brebes. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan berbasis industri.
Alhamdulillah, pembukaan Program Amal Vokasi Batch II dengan tema “Skema Operator Jahit Sepatu dan Garmen” telah resmi dilaksanakan. Pelatihan yang digelar di Islamic Center Brebes pada tanggal 10–14 Desember 2025 ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di sekitar Kabupaten Brebes.
Program kolaborasi antara Ruang Amal Indonesia dan BAZNAS RI ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan kerja masyarakat. Melalui pelatihan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri, diharapkan para peserta memiliki kompetensi yang siap pakai sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Optimalisasi pemanfaatan dana zakat pun diharapkan dapat memberikan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Acara pembukaan yang berlangsung di Islamic Center Brebes ini dibuka oleh Kepala Divisi Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan LAZ, Ibu Tatiek Kancaniati, S.E. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes, Bapak H. Abdul Haris, S.Ag., CEO Ruang Amal Indonesia, Bapak Slamer, serta perwakilan HR PT. Tah Sung Hung. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan bersama terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui program vokasi yang berorientasi pada dunia kerja.
BERITA18/12/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Program Eco Pesantren Senilai Rp 76.075.000
BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran bantuan untuk program Eco Pesantren. Pada kegiatan yang berlangsung tanggal 24–25 November tersebut, BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan pendistribusian dana sebesar Rp 76.075.000.
Bantuan ini diperuntukkan bagi pelaksanaan program pengelolaan sampah di lingkungan pesantren, mulai dari edukasi, penyediaan sarana prasarana, hingga pendampingan dalam implementasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Program Eco Pesantren diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendorong terciptanya ekosistem pesantren yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sadar dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Dengan adanya penyaluran dana ini, BAZNAS berharap program Eco Pesantren dapat memberikan dampak positif jangka panjang, serta menjadi inspirasi bagi pesantren lain untuk turut serta dalam menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
BERITA27/11/2025 | tia
BAZNAS Brebes Terus Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Kalierang
Dalam upaya bersama meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah mengalami musibah, BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menunjukkan kepeduliannya kepada warga terdampak banjir di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu.
Pada hari pertama, BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan paket konsumsi siap makan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih berada di lokasi banjir. Bantuan ini disambut baik oleh warga yang sedang berusaha bertahan di tengah kondisi yang tidak mudah.
Tidak berhenti di situ, pada hari berikutnya, BAZNAS Kabupaten Brebes kembali hadir dengan menyalurkan 500 porsi nasi siap saji di desa siandong. Bantuan tambahan ini diberikan sebagai bentuk komitmen berkelanjutan untuk memastikan kebutuhan makanan warga tetap terpenuhi selama masa darurat. Setiap porsi disiapkan dengan memperhatikan kualitas dan nilai gizi agar mampu menjadi sumber energi bagi warga yang sedang terdampak.
Melalui rangkaian kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Brebes berharap dapat memberikan kekuatan, ketenangan, serta harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Semoga seluruh bantuan yang diberikan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi warga.
BAZNAS Kabupaten Brebes akan terus bersinergi dan bergerak cepat demi kemanusiaan—hadir untuk masyarakat, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.
BERITA17/11/2025 | tia
Cegah Stunting Baznas Brebes Distribusikan Kornat
Upaya pencegahan stunting Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan gizi masyarakat. Melalui program pendistribusian kornet daging sapi dalam kemasan, BAZNAS Brebes menyalurkan bantuan kepada warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Kegiatan berlangsung di Balai Desa Klampok pada Senin, 10 November 2025, dengan suasana penuh antusiasme dari warga penerima manfaat. Sebanyak 51 warga terpilih sebagai penerima bantuan, masing-masing mendapatkan dua kaleng kornet daging sapi yang dikemas higienis dan siap konsumsi.
Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Brebes Ahmad Toridin menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah Brebes, yang selama ini masih menjadi salah satu daerah dengan prevalensi stunting cukup tinggi di Jawa Tengah.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil,” ujarnya dalam sambutan.
Pendistribusian kornet daging sapi ini merupakan kelanjutan dari program kemanusiaan dan gizi yang telah dijalankan BAZNAS secara nasional. Produk kornet yang dibagikan berasal dari hewan kurban hasil pengelolaan BAZNAS saat Iduladha, yang diolah menjadi produk tahan lama untuk bisa disalurkan sepanjang tahun kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Kepala Desa Klampok,Nasihatun Fitriyani melalui Sekretaris Desanya, bantuan dari BAZNAS ini sangat berarti bagi warganya. Selain meringankan beban ekonomi, distribusi kornet juga membantu memenuhi kebutuhan protein hewani, terutama di kalangan keluarga dengan balita yang rentan kekurangan gizi.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS Brebes yang telah hadir langsung membantu warga kami. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam menurunkan angka stunting di wilayah Klampok,” ujar Kepala Desa Klampok.
Warga penerima manfaat tampak gembira dan berterima kasih atas bantuan yang diterima. Beberapa di antaranya menyebutkan bahwa kornet daging sapi merupakan bahan pangan bergizi yang jarang bisa mereka konsumsi sehari-hari karena keterbatasan ekonomi.
Selain pembagian kornet, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi singkat mengenai pentingnya menjaga pola makan seimbang, terutama bagi ibu hamil dan balita. Petugas Bidan Desa Klampok mengingatkan agar bantuan kornet dikonsumsi dengan bijak dan dikombinasikan dengan sumber makanan lain seperti sayur dan buah.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Brebes berharap dapat terus berperan aktif dalam membangun kesadaran gizi masyarakat dan membantu menekan angka stunting di Brebes. Ke depan, BAZNAS berencana memperluas distribusi bantuan serupa ke desa-desa lain yang masih termasuk dalam zona rawan stunting.
Aksi nyata seperti ini menjadi bukti bahwa sinergi antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat dapat membawa perubahan positif dalam peningkatan kualitas hidup dan kesehatan generasi penerus bangsa.
BERITA17/11/2025 | retizen republika

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Brebes.
Lihat Daftar Rekening →