WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Tabung Oksigen untuk Penderita TBC di Desa Sindangjaya-Ketanggungan

BREBES – BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan tabung oksigen kepada Husni Mubarak, warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Ketanggungan, yang saat ini tengah menjalani pengobatan akibat penyakit Tuberkulosis (TBC).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan kesehatan Husni Mubarak selama proses pengobatan. Diharapkan tabung oksigen yang disalurkan dapat membantu menunjang kondisi kesehatannya, meringankan beban keluarga, serta memberikan semangat dalam menjalani ikhtiar menuju kesembuhan.

Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Brebes dari para muzaki dan donatur. Melalui berbagai program kemanusiaan dan kesehatan, BAZNAS berupaya hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan memperoleh harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

 

09/06/2026 | Kontributor: tia
Optimalisasi ZIS, Perkuat Kepedulian untuk Brebes Lebih Sejahtera

Potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Brebes terus didorong agar semakin optimal, terkelola dengan baik, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan kepedulian sosial untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Brebes.

Hal demikian menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Instruksi Bupati tentang Optimalisasi ZIS di Kabupaten Brebes, di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Rabu (3/6/2026).

Wakil Bupati Brebes Wurja mengatakan, rakor tersebut bukan sekadar agenda koordinasi, melainkan momentum untuk menyatukan niat baik dan memperkuat kepedulian sosial agar potensi ZIS di Kabupaten Brebes dapat dikelola secara optimal.

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar menjalankan agenda rapat koordinasi. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk menyatukan niat baik, memperkuat kepedulian, dan memastikan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Brebes benar-benar bisa kita kelola secara optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, Instruksi Bupati Brebes Nomor 100.3.4/595/V/2026 bukan hanya dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen moral bersama agar ZIS menjadi kekuatan nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan, serta mendorong pemerataan kesejahteraan.

Ia meyakini potensi ZIS di Brebes akan berkembang signifikan apabila seluruh elemen, mulai dari ASN, lembaga, hingga masyarakat bergerak bersama.

“Saya percaya, jika seluruh elemen mulai dari ASN, lembaga, hingga masyarakat bergerak bersama, maka potensi ZIS di Brebes akan sangat besar. Kuncinya ada pada kesadaran, keteladanan, dan konsistensi kita,” katanya.

Wurja juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah dalam pengelolaan ZIS. Menurutnya, setiap rupiah yang dititipkan masyarakat merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas, kejujuran, dan transparansi.

“Jangan sampai ada ruang untuk penyimpangan sekecil apa pun. Integritas adalah fondasi utama. Kita ingin masyarakat percaya, dan kepercayaan itu hanya bisa dijaga dengan kejujuran dan transparansi,” tegasnya.

Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Tengah Zain Yusuf mengapresiasi capaian Baznas Kabupaten Brebes yang dinilai menunjukkan pertumbuhan penghimpunan zakat sangat signifikan. Berdasarkan perhitungan Baznas Jawa Tengah, pertumbuhan penghimpunan zakat di Brebes mencapai 75 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 30 persen.

“Kalau kami hitung, pertumbuhan Baznas Kabupaten Brebes mencapai 75 persen. Ini angka yang luar biasa. Tahun 2025 pengumpulan zakat berkisar Rp 8 miliar sampai Rp 9 miliar, sedangkan RKAT tahun 2026 ditargetkan Rp 14 miliar,” ungkapnya.

Ia menilai Instruksi Bupati Brebes menjadi langkah strategis untuk memperkuat penghimpunan ZIS. Dengan dukungan seluruh pihak, target Rp14 miliar diyakini dapat tercapai, mengingat potensi ZIS dari kalangan ASN saja diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 miliar. Menurutnya, instruksi tersebut juga selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang optimalisasi pengumpulan zakat.

Zain Yusuf menambahkan, penghimpunan dana zakat yang besar akan memberikan ruang lebih luas bagi Baznas untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

“Kalau dana yang masuk itu besar, kita enak. Ada problem anggaran yang harus dilaksanakan tetapi APBD belum cukup, maka Baznas bisa masuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Brebes Mahali mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang belum memahami peran dan fungsi Baznas. Ia mengaku kerap menjumpai penerima manfaat yang belum mengenal lembaga tersebut meski telah menerima bantuan.

“Baznas itu mempunyai fungsi menyelamatkan manusia sekaligus menyelamatkan kemanusiaan. Baznas membantu para mustahik yang membutuhkan, sekaligus menjadi sarana bagi para muzakki untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekahnya. Dengan begitu, manfaatnya dirasakan oleh kedua belah pihak,” jelasnya.

Ia berharap optimalisasi ZIS di Kabupaten Brebes semakin meningkatkan kepedulian sosial dan memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Peduli Brebes untuk pemulihan hunian bagi penyintas tanah bergerak Desa Sridadi Kecamatan Sirampog sebesar Rp60 juta. Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, Sekretaris Daerah Brebes beserta para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Brebes.

04/06/2026 | Kontributor: Bayu Arfi-brebeskab.go.id
Belajar Berbagi Sejak Dini Bersama BAZNAS Kabupaten Brebes

BAZNAS Kabupaten Brebes menerima kunjungan edukasi dari TK Negeri Pembina dalam kegiatan bertema “Belajar Berbagi Bersama BAZNAS”. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal makna kepedulian, kebersamaan, serta pentingnya berbagi kepada sesama sejak usia dini.

Kunjungan edukasi ini disambut hangat oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Brebes. Dalam suasana penuh keceriaan, anak-anak dikenalkan tentang peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami, anak-anak diajak memahami bahwa berbagi merupakan salah satu bentuk kebaikan yang dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

Dari keterangan ibu guru pendamping, kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran edukasi berwirausaha yang diterapkan di sekolah. Anak-anak bersama para guru belajar membuat olahan kulit lumpia sebagai bentuk latihan kreativitas dan semangat belajar mandiri. Proses tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan sederhana, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan.

Hasil dari penjualan olahan kulit lumpia tersebut kemudian diamanahkan sebagai infak untuk disalurkan dan dikelola melalui BAZNAS Kabupaten Brebes. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk memahami bahwa sebagian dari hasil usaha yang dimiliki dapat dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan.

Kegiatan edukasi ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak karena mereka dapat belajar secara langsung tentang arti berbagi dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai kebaikan yang dikenalkan sejak dini diharapkan dapat tumbuh menjadi karakter positif dalam kehidupan mereka di masa mendatang.

BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan apresiasi kepada TK Negeri Pembina beserta seluruh guru pendamping yang telah menanamkan pendidikan karakter dan semangat berbagi kepada anak-anak sejak dini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan pendidikan lainnya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Semoga setiap langkah kecil kebaikan yang dilakukan hari ini menjadi awal tumbuhnya generasi yang penuh empati, gemar berbagi, dan senantiasa menebarkan manfaat untuk sesama.

29/05/2026 | Kontributor: TIA
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Widiyanto

Sebanyak 17 tahun menahan lumpuh akibat pengapuran sendi bukanlah perjalanan hidup yang mudah bagi Bapak Widiyanto, warga Desa Jatibarang Lor. Keterbatasan fisik yang dialami membuat aktivitas sehari-hari beliau harus dijalani dengan penuh perjuangan dan ketabahan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan kursi roda guna membantu mobilitas dan aktivitas harian Bapak Widiyanto. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, sekaligus menghadirkan kembali semangat dan harapan baru bagi beliau dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Brebes. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dan merasakan manfaatnya.

BAZNAS Kabupaten Brebes mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki dan pihak yang telah membersamai setiap langkah kebaikan ini. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, dan menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama.

 

19/05/2026 | Kontributor: TIA
Respon Cepat BAZNAS Brebes: Tiga Hari Ajukan, Sakam Kini Punya Kursi Roda

Brebes | Suara Global- BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan kursi roda kepada Sakam (64), warga kurang mampu di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kamis (7/5/2026).Penyerahan bantuan kursi roda tersebut hanya berselang tiga hari setelah permohonan diajukan melalui pengurus lingkungan setempat.

Langkah nyata ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes dalam merespons jeritan warga.Sakam, pria berusia 64 tahun asal RT 7 RW 4 Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, kini tak lagi harus menghabiskan hari-harinya dengan terbatas.Penyakit tulang yang menggerogoti tubuh rentanya membuat Sakam kehilangan kemampuan untuk beraktivitas secara mandiri.Keajaiban kecil ini bermula dari inisiatif Wati, Ketua RT setempat, yang mengajukan permohonan bantuan pada Senin, 4 Mei 2026.

Kejutan datang saat tim BAZNAS langsung turun ke lokasi pada Kamis pagi membawa kursi roda baru. Kecepatan pelayanan ini menjadi bukti birokrasi kemanusiaan yang efektif.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ahmad Munsip, M. Pd selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, didampingi H. Nursidik, S.Pd, Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan.Kehadiran mereka di kediaman Sakam disambut haru oleh keluarga dan tetangga sekitar.

"Ini bagian dari salah satu tugas BAZNAS adalah mengumpulkan zakat infaq dan sedekah dari masyarakat, lalu mendistribusikan berupa bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan termasuk memberi bantuan kursi roda," ujar Ahmad Munsip usai penyerahan.

Ia menekankan bahwa BAZNAS Brebes berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan program pemerintah daerah guna menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Wati, sang Ketua RT, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku tidak menyangka proses administrasi bisa berjalan secepat itu.Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga Sakam yang memang hidup dalam keterbatasan ekonomi."Mewakili pihak keluarga Sakam saya mengucapkan terima kasih, baru kemarin kami mengajukan kini bantuan kursi sudah datang," ungkap Wati.

07/05/2026 | Kontributor: Olam Mahesa, SuaraGlobal.id

Berita Terbaru

Kolaborasi JATAM BAZNAS dan BI Dorong Kemandirian Petani
Kolaborasi JATAM BAZNAS dan BI Dorong Kemandirian Petani
Di hamparan sawah Desa Dumeling, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, suasana berbeda terlihat pada pagi hari itu. Salah seorang anggota Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) panen perdana bawang merah organik hasil kolaborasi dengan BAZNAS Kab Brebes dan BI Perwakilan Tegal.Kerja sama antara JATAM, BAZNAS Brebes dan BI Perwakilan Tegal berawal dari komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat praktik pertanian ramah lingkungan. Melalui program ini, Baznas memberikan bantuan berupa pelatihan dan bibit bawang merah sedangkan BI Perwakilan Tegal membantu Narasumber pelatihan dan pupuk kompos. Bantuan tersebut kemudian dikelola sepenuhnya secara organik oleh petani JATAM, tanpa penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang selama ini menjadi ketergantungan mayoritas petani bawang di Brebes. Langkah ini dianggap sebagai terobosan, mengingat Brebes dikenal sebagai sentra bawang merah nasional namun masih menghadapi tantangan degradasi tanah dan biaya produksi tinggi.Proses penanaman hingga panen kali ini berlangsung dengan pendampingan dari para pegiat pertanian organik di lingkungan JATAM. Mereka menerapkan metode pengolahan tanah alami, penggunaan pupuk kompos, serta pestisida nabati yang diformulasikan dari bahan-bahan lokal seperti daun mimba dan bawang putih. Hasilnya, tanaman bawang merah tumbuh lebih sehat, umbi lebih bersih, dan kualitas aroma jauh lebih tajam.Petani JATAM Makrodi mengungkapkan rasa bangga sekaligus lega melihat hasil kerja kerasnya selama berbulan-bulan. Menurutnya, bertani organik memberikan pengalaman baru yang menuntut ketelatenan lebih tinggi, namun hasilnya memuaskan dan memberikan harapan. Ke depan, Ia berharap dukungan serupa dapat diperluas tidak hanya dalam bentuk bibit, tetapi juga akses pasar bawang merah organik, pelatihan berkelanjutan, serta perluasan lahan percontohan. Dengan keberhasilan panen perdana ini, sinergi antara JATAM, BAZNAS Brebes dan BI Perwakilan Tegal terbukti membuka jalan baru menuju kemandirian ekonomi umat. Program ini menunjukkan bahwa zakat dan bantuan sosial tidak selalu harus berhenti pada konsumsi sesaat, tetapi dapat menjadi investasi jangka panjang bagi pemberdayaan masyarakat.
BERITA17/11/2025 | Ahmad Toridin
Rumah Sehat BAZNAS Brebes Gelar Bhakti Sosial Donor Darah di Hari Jadinya yang ke-3
Rumah Sehat BAZNAS Brebes Gelar Bhakti Sosial Donor Darah di Hari Jadinya yang ke-3
Brebes – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-3, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan bhakti sosial donor darah pada Sabtu, 1 November 2025, bertempat di halaman Rumah Sehat BAZNAS Brebes. Suasana acara berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang datang sejak pagi hari untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan ulang tahun RSB BAZNAS Brebes yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan memperkuat nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Melalui momentum ini, RSB BAZNAS ingin mengajak masyarakat untuk berbagi kebaikan melalui setetes darah yang sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Bhakti sosial donor darah ini juga menjadi wujud rasa syukur atas tiga tahun perjalanan dan pengabdian Rumah Sehat BAZNAS Brebes dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama kepada mustahik dan warga kurang mampu. Selama tiga tahun berdiri, RSB telah menjadi garda terdepan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai zakat dan kemanusiaan. Kegiatan donor darah ini terselenggara berkat kerja sama antara Rumah Sehat BAZNAS Brebes dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes, serta dukungan dari berbagai pihak. Peserta kegiatan datang dari beragam latar belakang, mulai dari pegawai BAZNAS, tenaga kesehatan, relawan, hingga masyarakat umum yang dengan sukarela mendonorkan darahnya. Antusiasme peserta tampak dari banyaknya warga yang mendaftar sejak pagi hari. Mereka berharap darah yang disumbangkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit, sekaligus menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah.
BERITA04/11/2025 | tia
BAZNAS RI dan Dinas Sosial Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Kaki dan Tangan Palsu untuk 21 Penyintas Disabilitas
BAZNAS RI dan Dinas Sosial Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Kaki dan Tangan Palsu untuk 21 Penyintas Disabilitas
Brebes – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap penyandang disabilitas, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan kaki dan tangan palsu kepada 21 penerima manfaat yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Brebes. Kegiatan penyaluran ini dilaksanakan pada Rabu, 15 Oktober 2025, bertempat di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Brebes. Acara berlangsung dengan penuh haru dan kebersamaan, dihadiri oleh perwakilan BAZNAS RI, Dinas Sosial Kabupaten Brebes, serta BAZNAS Kabupaten Brebes. Bantuan ini merupakan bagian dari program layanan kemanusiaan BAZNAS RI yang bertujuan untuk membantu masyarakat penyandang disabilitas agar dapat hidup lebih mandiri dan produktif. Melalui pemberian alat bantu gerak seperti kaki dan tangan palsu, diharapkan para penerima manfaat dapat kembali beraktivitas, bekerja, serta berperan aktif dalam lingkungan sosial dan ekonomi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen BAZNAS RI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan, tanpa terkecuali mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Dengan dukungan dari berbagai pihak, BAZNAS terus berupaya menghadirkan solusi dan harapan baru bagi masyarakat rentan di seluruh Indonesia. Suasana haru tampak ketika para penerima manfaat menerima alat bantu tersebut. Sebagian besar dari mereka mengaku telah lama menantikan bantuan ini untuk mempermudah aktivitas sehari-hari. Tak sedikit pula yang berharap bisa kembali bekerja dan mencari nafkah secara mandiri setelah memperoleh kaki atau tangan palsu. Melalui sinergi antara BAZNAS RI dan Dinas Sosial Kabupaten Brebes, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta memperluas jangkauan pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara lembaga zakat dan instansi pemerintah dapat memberikan dampak positif yang luas di tengah masyarakat. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang membawa manfaat nyata. Bantuan kaki dan tangan palsu ini bukan hanya sekadar alat bantu, tetapi juga simbol dari harapan baru, kemandirian, dan semangat untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. ????
BERITA04/11/2025 | tia
Tak semua orang punya rumah yang layak, tak semua punya jamban yang sehat
Tak semua orang punya rumah yang layak, tak semua punya jamban yang sehat
Tidak semua orang memiliki rumah yang layak untuk berteduh. Tidak semua keluarga memiliki jamban yang sehat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Dan tidak semua mampu tersenyum tenang di tengah keterbatasan hidup tanpa bantuan dari sesama. Namun, di balik setiap kesulitan itu, selalu ada secercah harapan yang tumbuh — harapan yang datang dari kepedulian dan kebaikan hati para muzakki yang menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Brebes. Zakat yang ditunaikan bukan hanya angka dalam laporan, melainkan wujud nyata kasih sayang yang menjelma menjadi rumah-rumah yang kembali berdiri kokoh, lingkungan yang lebih sehat, serta kehidupan yang lebih bermartabat bagi para mustahik di Kabupaten Brebes. Melalui program-program seperti Bantuan Rumah Layak Huni, Pembuatan Jamban Sehat, dan berbagai program pemberdayaan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Brebes terus berupaya memastikan bahwa setiap rupiah zakat sampai ke tangan yang tepat dan membawa manfaat yang berkelanjutan. Para penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral untuk bangkit dan berdaya. Sebab BAZNAS percaya, zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan jembatan kasih antara mereka yang berkecukupan dan mereka yang masih berjuang dalam keterbatasan. Melalui semangat kebersamaan, zakat menjadi sumber kekuatan yang menyatukan masyarakat Brebes — antara muzakki dan mustahik, antara pemberi dan penerima, dalam satu tujuan mulia: membangun kehidupan yang lebih baik dan lebih bermartabat. Kepedulian ini tidak hanya membangun rumah dan fasilitas, tetapi juga menumbuhkan harapan, memulihkan senyum, dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Brebes, kita lanjutkan langkah kebaikan ini. Tunaikan zakat, infak, dan sedekahmu melalui BAZNAS, agar lebih banyak saudara kita yang bisa tersenyum, hidup sehat, dan tinggal di rumah yang layak. Sebab, zakatmu bukan sekadar kewajiban, tapi jembatan kasih yang menyalakan harapan.
BERITA15/10/2025 | tia
BAZNAS KABUPATEN BREBES BERIKAN BANTUAN TAHAP II UNTUK DANELA PEJUANG PEJUANG AUTOIMUN
BAZNAS KABUPATEN BREBES BERIKAN BANTUAN TAHAP II UNTUK DANELA PEJUANG PEJUANG AUTOIMUN
Danela Dwi Amalia dilahirkan di Brebes ,12 Juli 2010 dari orang tua bernama Tohir dan ibu bernama Ai Rahmawati.Tohir dulunya seorang pengusaha counter HP yang sangat besar,sampai membuka beberapa cabang di sekitar wilayah Ketanggungan.Seiring berjalannya waktu dan dibarengi wabah covid yang melanda Indonesia,usaha yang dirintis oleh Tohir mengalami penurunan Omzet.Disamping karena factor Covid,usaha counter HP nya juga di bobol maling pada tahun 2018.Selama usaha tersebut ,Tohir mendaftarkan keluarganya di BPJS kelas 1,sejumlah 6 orang,termasuk 4 anaknya, Dalam perjalananya Ananda Danela di pondokkan di Ponpes Nurul Hayah Ketanggungan sekaligus menempuh sekolah regular di MTS yang ada di pondok.Sampai pada tahun 2023 usaha Tohir mengalami kebangkrutan total,sampai tidak bisa untuk setor BPJS Kesehatan dan sampai sekarang tercatat total tagihan yang belum dibayar mencapai 17 jutaan. Danela sendiri mengalami sakit tercatat pada liburan semester pertama tahun ajaran 2024/2025 di awali dengan gejala Typus dan sampai akhirnya di vonis dokter mengalami gangguan pada Paru-parunya,autoimun ( kekebalan tubuh menurun ) dan ginjal. Karena tidak adanya biaya di tambah rumah juga dalam pengawasan perbankan akibat menunggak setoran,Ananda Danela dirawat secara mandiri di rumah .Karena kurang fasilitas kesehatan,akhirnya Ananda di bawa ke RSUD Soekarno dan pulang pada tanggal 22 -04-2025 ,setelah itu dirawat drumah kembali,karena biaya perawatan di RSUD Soekarnopun dapat pinjam dari teman-teman. Kemudian karena kondisi pasien terus menurun akhirnya di rawat lagi di RSU Amanah Mahmudah Slatri dank arena di sana tidak sanggup perawatannya,akhirnya dirujuk ke RSUD Brebes.Di RSUD Brebes pun akhirnya pulang paksa pada tanggal 27 -04-2025 dengan masih ada kekurangan biaya sebesar Rp.600.000,- melalui surat perjanjian dari total biaya Rp.8.600.000,-, Dana perawatan di RSUD tersebut juga dapat pinjam dari teman-teman. Pada saat control setrelah dirawat Di RSUD,Danela di sarankan untuk rawat inap lagi,tapi orang tua pasrah membawa pulang anaknya karena ketiadaan dana.Saat ini Ananda Danela di rawat dirumah dengan perawatan seadanya dan pihak Nurul hayah pun ,tempat mondok dan sekolah danela menyarankan agar keluar dari pindok karena jumlah tagihan biaya sekolah yang terus mendesak dan akhirnya dengan berat hati Sdr Tohir mrnghubungi sekolah Nurul hayah untuk menyatakan anaknya keluar dr sekolah dengan meminta agar tagihan sekolah dibayarkan nanti kalua ada uang.
BERITA22/09/2025 | tia
KERIPIK INOVATIF, PELUANG PRODUKTIF
KERIPIK INOVATIF, PELUANG PRODUKTIF
BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program pelatihan UMKM yang digelar di Kecamatan Banjarharjo. Kegiatan ini sukses melibatkan 55 peserta yang berasal dari berbagai kalangan mustahik. Pelatihan difokuskan pada pembuatan aneka keripik berbahan lokal, seperti singkong, pisang, dan umbi-umbian lainnya. Tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, para peserta juga mendapatkan dukungan berupa peralatan produksi sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha. Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik. "Kami berharap peserta dapat meningkatkan kapasitas usahanya sehingga mampu naik kelas, dari mustahik menjadi muzaki, dari penerima menjadi pemberi," ujarnya. Melalui pelatihan ini, BAZNAS Kabupaten Brebes bertekad menghadirkan UMKM yang lebih berdaya saing, produktif, dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Brebes. ? Mari terus bergerak bersama untuk Brebes yang lebih sejahtera! ????
BERITA11/09/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Raih Penghargaan Program Rumah Sehat Terbaik di Awards 2025
BAZNAS Kabupaten Brebes Raih Penghargaan Program Rumah Sehat Terbaik di Awards 2025
BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Awards 2025 dalam kategori Baznas Program Rumah Sehat Terbaik. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Brebes dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, khususnya bagi mustahik yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, serta kepercayaan dalam setiap langkah program yang dijalankan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, menghadirkan program kesehatan yang lebih inovatif, serta memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Dengan penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan berdampak, demi terwujudnya masyarakat Brebes yang lebih sehat dan sejahtera.
BERITA11/09/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Bantu Pemulangan Korban TPPO Asal Brebes
BAZNAS Kabupaten Brebes Bantu Pemulangan Korban TPPO Asal Brebes
Sempat hidup tak menentu selama setahun di Eropa, seorang pekerja migran asal Kabupaten Brebes yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akhirnya bisa kembali ke tanah air dan berkumpul bersama keluarganya. Korban tiba di Kantor Dinperinaker Kabupaten Brebes pada Rabu (27/8/2025) menjelang dini hari. Sebagai wujud kepedulian, BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan pemulangan bagi korban TPPO. Salah satu di antaranya adalah Mas Didi, warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, yang kini dapat kembali ke pangkuan keluarga tercinta. Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan harapannya agar bantuan ini menjadi jalan kebaikan sekaligus awal bagi korban untuk menata kehidupan yang lebih baik. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi praktik perdagangan orang yang sangat merugikan dan tidak berperikemanusiaan,” ungkapnya. Melalui aksi nyata ini, BAZNAS Kabupaten Brebes menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam memberikan perlindungan, bantuan, dan pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/09/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Makanan Tambahan untuk Anak Stunting
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Makanan Tambahan untuk Anak Stunting
Dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi mendatang, BAZNAS Kabupaten Brebes bersama DP3KB dan Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan makanan tambahan senilai Rp133.650.000. Program ini menyasar 45 anak penerima manfaat, terdiri dari 30 anak di Desa Tegalglagah dan 15 anak di Desa Petunjungan, yang akan mendapatkan makanan tambahan secara rutin selama 180 hari. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemulihan gizi anak sekaligus mencegah risiko stunting berkelanjutan. Penyaluran bantuan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Brebes, Bapak Wurja, S.E., yang memberikan apresiasi atas sinergi antara BAZNAS, DP3KB, dan Pemda Brebes. Menurut beliau, kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memastikan anak-anak Brebes tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas. Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan solusi berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. ? Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan program ini menjadi kontribusi penting dalam menciptakan Brebes bebas stunting dan mewujudkan generasi masa depan yang lebih baik.
BERITA11/09/2025 | tia
Alhamdulillah! Mudik Kini Lebih Mudah dan Nyaman bersama Pemerintah & BAZNAS Kabupaten Brebes
Alhamdulillah! Mudik Kini Lebih Mudah dan Nyaman bersama Pemerintah & BAZNAS Kabupaten Brebes
Kabar gembira datang bagi warga Kabupaten Brebes dan sekitarnya yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri. Dalam semangat berbagi dan mempermudah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Brebes bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Brebes menghadirkan program Mudik Gratis 2025. Program ini hadir sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah dan lembaga zakat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menyambut momen sakral Lebaran bersama keluarga tercinta. Tak hanya membantu meringankan beban ekonomi, inisiatif ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Keunggulan Program Mudik Gratis: Gratis & Nyaman: Masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi. Armada yang disediakan telah dipersiapkan secara optimal agar perjalanan tetap nyaman. Aman Sampai Tujuan: Pengemudi berpengalaman dan kendaraan yang layak jalan menjamin keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan. Pulang Kampung, Jalin Silaturahmi: Momentum berkumpul bersama keluarga di kampung halaman tak ternilai harganya. Program ini hadir untuk memastikan semua orang bisa merasakannya. Program Mudik Gratis ini disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga mengaku sangat terbantu, apalagi di tengah kenaikan harga tiket menjelang Lebaran. Kehadiran program ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk bisa mudik dengan aman dan layak. Ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Brebes dan BAZNAS Kabupaten Brebes atas komitmen dan upayanya dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Semoga seluruh perjalanan mudik kali ini berjalan lancar, selamat sampai tujuan, dan membawa kebahagiaan yang tak terlupakan. Mari rayakan Idulfitri bersama orang-orang tercinta, dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur. Mudik nyaman, silaturahmi terjaga, berkah pun mengalir.
BERITA09/04/2025 | TIA
BAZNAS Kabupaten Brebes Distribusikan 1.400 Bungkus Nasi untuk Korban Banjir
BAZNAS Kabupaten Brebes Distribusikan 1.400 Bungkus Nasi untuk Korban Banjir
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} BAZNAS Kabupaten Brebes menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan berupa 1.400 bungkus nasi siap santap. Bantuan ini didistribusikan ke sejumlah desa yang mengalami dampak paling parah akibat bencana banjir, antara lain Desa Kedung Tukang, Kebogadung, Bojong, Buaran, Kalimati, Jagalempeni, Pada Sugih, Terlangu, Pulosari, Wangandalem, Sisalam, dan Lengkong. Banjir yang melanda wilayah tersebut telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, menggenangi rumah warga, dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Bantuan nasi bungkus dari BAZNAS ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan para korban yang sedang berada dalam masa sulit. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta mematuhi arahan dari pihak berwenang guna menjaga keselamatan diri dan keluarga. BAZNAS Kabupaten Brebes juga membuka kesempatan bagi para donatur yang ingin turut berpartisipasi dalam membantu korban banjir melalui berbagai program kemanusiaan yang telah disiapkan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban dapat terbantu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa tanggap darurat bencana.
BERITA06/02/2025 | tia
BAZNAS Berpartisipasi dalam Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit di RS Dedy Jaya, Brebes
BAZNAS Berpartisipasi dalam Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit di RS Dedy Jaya, Brebes
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} BAZNAS Kabupaten Brebes dengan bangga turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial berupa operasi gratis bibir sumbing dan celah langit-langit yang diselenggarakan di RS Dedy Jaya, Brebes. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang mendaftar, namun setelah melalui proses skrining medis, sebanyak 12 peserta dinyatakan lolos untuk menjalani operasi. Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan khusus, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang kurang mampu. Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. "Kami berharap program ini dapat memberikan kebahagiaan dan harapan baru bagi para peserta. Senyuman mereka adalah kebanggaan kita bersama," ujarnya. Selain membantu pasien mendapatkan layanan kesehatan yang mereka butuhkan, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. HARAPAN BARU, SENYUMAN BARU BAZNAS mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA06/02/2025 | tia
BAZNAS dan Pemda Gelar Pernikahan Massal untuk 7 Pasangan Pengantin di MPP
BAZNAS dan Pemda Gelar Pernikahan Massal untuk 7 Pasangan Pengantin di MPP
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) mengadakan acara pernikahan massal yang diikuti oleh tujuh pasangan pengantin. Acara ini berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Senin, 13 Januari 2025, dengan suasana penuh kebahagiaan dan keharuan. Program pernikahan massal ini bertujuan untuk meringankan beban pasangan yang kurang mampu sekaligus memberikan peluang bagi mereka untuk memulai kehidupan pernikahan dengan lebih baik. Setiap pasangan pengantin menerima bantuan sebesar Rp 2.000.000, yang dirancang sebagai modal usaha setelah pernikahan. Selain bantuan finansial, pasangan juga diberikan legalitas usaha guna mendukung langkah awal mereka dalam menciptakan kemandirian ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan taraf hidup keluarga baru. Acara ini juga difasilitasi dengan berbagai perlengkapan pernikahan, termasuk pakaian pengantin, untuk memastikan setiap pasangan dapat merasakan momen istimewa yang tak terlupakan. Para pasangan tampil anggun dalam balutan busana pengantin yang telah disiapkan dengan cermat. Acara ini berjalan lancar dan penuh khidmat, diiringi doa-doa untuk keberkahan dan kebahagiaan para pasangan pengantin. Dengan keberhasilan program ini, diharapkan semakin banyak inisiatif serupa yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan untuk memulai hidup baru.
BERITA14/01/2025 | tia
Sunatan Massal Semarakkan Hari Jadi Brebes ke-347
Sunatan Massal Semarakkan Hari Jadi Brebes ke-347
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Dalam rangka memperingati Hari Jadi Brebes yang ke-347, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes menggelar acara sunatan massal di tiga rumah sakit, yakni RS Bumiayu, RS Ketanggungan Ir. Soekarno, dan RSUD Brebes. Acara yang berlangsung pada tanggal 11, 14 dan 15 Januari ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. BAZNAS Kabupaten Brebes turut serta dalam mendukung kegiatan ini dengan mentasarufkan dana sebesar Rp 93.800.000. Dana tersebut digunakan untuk membantu biaya operasional kegiatan dan memberikan santunan kepada para peserta sunatan massal. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan ini tidak hanya mendapat dukungan dari BAZNAS, tetapi juga melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga medis dari rumah sakit setempat. Selain pelayanan khitan gratis, peserta juga menerima paket bingkisan yang berisi perlengkapan sarung, baju koko dan uang saku. Dengan suksesnya pelaksanaan sunatan massal ini, diharapkan peringatan Hari Jadi Brebes ke-347 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan solidaritas antarwarga.
BERITA14/01/2025 | tia
Kabupaten Brebes Salurkan Beasiswa Rp200 Juta untuk Siswa dan Mahasiswa Berprestasi
Kabupaten Brebes Salurkan Beasiswa Rp200 Juta untuk Siswa dan Mahasiswa Berprestasi
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Brebes – Pemerintah Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dengan menyalurkan beasiswa senilai Rp200 juta. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Brebes, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Beasiswa ini diberikan kepada siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang tersebar di Kabupaten Brebes. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi generasi muda yang memiliki potensi namun terkendala oleh keterbatasan ekonomi. Program beasiswa ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi masyarakat Brebes secara keseluruhan. Dengan mendukung pendidikan generasi muda, Kabupaten Brebes terus berupaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus berinvestasi dalam pendidikan demi masa depan yang lebih baik.
BERITA08/01/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Rp400 Juta untuk Program Rumah Layak Huni
BAZNAS Kabupaten Brebes Salurkan Bantuan Rp400 Juta untuk Program Rumah Layak Huni
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Brebes – BAZNAS Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Kali ini, bantuan sebesar Rp400 juta disalurkan kepada 20 penerima manfaat, di mana masing-masing menerima Rp20 juta untuk renovasi atau pembangunan rumah layak huni. Para penerima manfaat merupakan warga kurang mampu yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Brebes. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman, sehat, dan aman. Program RLHB ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan hunian yang lebih layak, Program RLHB ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan sekaligus mendorong terciptanya hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan berbagai pihak lainnya diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan program-program serupa yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga inisiatif ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut peduli terhadap sesama, sehingga kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
BERITA08/01/2025 | tia
Pemerintah dan BAZNAS Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha untuk 3.500 Mustahik Produktif di Brebes, Tegal, dan Kota Tegal
Pemerintah dan BAZNAS Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha untuk 3.500 Mustahik Produktif di Brebes, Tegal, dan Kota Tegal
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Brebes – Pemerintah bersama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), pembekalan, serta pendistribusian modal usaha bagi 3.500 mustahik produktif di Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi tahap II tahun 2024, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan ZIS secara optimal. Dalam kegiatan tersebut, disalurkan bantuan modal usaha senilai Rp441 juta kepada mustahik produktif. Dana ini diharapkan mampu mendukung usaha ekonomi masyarakat yang telah melalui proses seleksi dan pembekalan sebelumnya. Program ini dirancang agar para mustahik dapat mengembangkan usaha mereka, meningkatkan pendapatan, dan akhirnya mencapai kemandirian ekonomi. Selain sosialisasi ZIS, peserta juga mendapatkan pelatihan manajemen usaha, strategi pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan efektif. Program pemberdayaan ekonomi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan taraf hidup para mustahik, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi di wilayah Brebes, Tegal, dan Kota Tegal. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.
BERITA08/01/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Gelar Pelatihan Make Up Artist untuk Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS Kabupaten Brebes Gelar Pelatihan Make Up Artist untuk Pengentasan Kemiskinan
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Brebes – BAZNAS Kabupaten Brebes, bekerja sama dengan BAPERLITBANGDA dan DP3KB, menyelenggarakan pelatihan Make Up Artist (MUA) sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendukung program pengentasan kemiskinan di desa-desa Kabupaten Brebes. Pelatihan yang diadakan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan praktis di bidang tata rias, sehingga peserta dapat menciptakan peluang usaha baru di sektor kecantikan. Program ini dirancang khusus untuk memberdayakan masyarakat desa, terutama kaum perempuan, agar dapat mandiri secara ekonomi dan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Pelatihan ini bukan hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menciptakan wirausaha baru yang potensial di bidang kecantikan. Kami ingin masyarakat desa memiliki akses untuk meningkatkan taraf hidupnya melalui pengembangan keterampilan. Kolaborasi antara BAZNAS, BAPERLITBANGDA, dan DP3KB menunjukkan sinergi yang kuat dalam memberdayakan potensi lokal. Dengan menghadirkan instruktur profesional di bidang tata rias, para peserta diajarkan teknik make up modern yang sesuai dengan tren pasar, serta diberikan tips dalam memulai dan mengelola bisnis. Melalui program pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar, membuka lapangan pekerjaan baru, dan memperkuat perekonomian lokal. Langkah nyata ini menjadi salah satu wujud komitmen bersama dalam menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera di Kabupaten Brebes.
BERITA08/01/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes dan MUI Berikan Pelatihan UMKM untuk Mualaf
BAZNAS Kabupaten Brebes dan MUI Berikan Pelatihan UMKM untuk Mualaf
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Brebes – BAZNAS Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan pelatihan dan pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khusus bagi para mualaf di wilayah Kabupaten Brebes. Program ini dirancang untuk membekali para mualaf dengan keterampilan, pengetahuan, dan motivasi agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.Selain pelatihan, BAZNAS Kabupaten Brebes juga memberikan bantuan berupa modal usaha sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi para mualaf untuk meningkatkan taraf hidup mereka, menciptakan kemandirian ekonomi, dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap mualaf, yang tidak hanya membutuhkan bimbingan spiritual, tetapi juga dukungan konkret untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu para mualaf agar lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan sekaligus mampu berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi yang meliputi strategi pengelolaan usaha, pemasaran, hingga pengembangan produk. Selain itu, mereka juga didampingi oleh para mentor berpengalaman untuk membantu merancang rencana bisnis yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mereka. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Brebes dan MUI berharap para mualaf dapat lebih mandiri secara ekonomi dan semakin optimis dalam menjalani kehidupan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang hadir untuk melayani dan memberdayakan umat. Semoga langkah ini membawa manfaat berkelanjutan, memberikan harapan baru bagi para mualaf, dan mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera.
BERITA08/01/2025 | tia
BAZNAS Kabupaten Brebes Gelar Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Gula Merah di Kecamatan Bumiayu
BAZNAS Kabupaten Brebes Gelar Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Gula Merah di Kecamatan Bumiayu
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Brebes – BAZNAS Kabupaten Brebes mengadakan pelatihan pembuatan dan pemasaran gula merah yang diikuti oleh petani nira dan pengrajin gula merah tradisional di Kecamatan Bumiayu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani agar produk gula merah mereka lebih kompetitif di pasar. Puluhan petani dari berbagai desa di wilayah Bumiayu hadir dalam pelatihan tersebut. Mereka mendapatkan materi yang beragam, mulai dari strategi pemasaran, teknik pengemasan produk yang menarik, hingga pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Dalam sesi diskusi, peserta juga diajak untuk menggali peluang kerja sama dengan distributor dan pihak lain yang dapat membantu memasarkan produk mereka. Pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk mendukung para petani gula merah di Brebes agar produk mereka tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional. Kami ingin memastikan bahwa produk tradisional Brebes memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Dengan pelatihan ini, BAZNAS Kabupaten Brebes berharap para petani nira dan pengrajin gula merah tradisional dapat mengoptimalkan potensi lokal yang mereka miliki. Gula merah dari Brebes, yang sudah terkenal dengan kualitasnya, diharapkan dapat lebih dikenal luas dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS kembali menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat Brebes, khususnya di sektor ekonomi produktif, guna menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.
BERITA08/01/2025 | tia
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Brebes.

Lihat Daftar Rekening →